Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Inovasi Produk Radiosonde
Penulis Berita : • Fotografer : • 23 Oct 2020 • Dibaca : 189 x ,

Focus Group Discussion Sains Atmosfer seputar Teknologi, Lingkungan, dan Iklim Terkini Seri 7 (SATELIT#7) dengan tema Penguatan Kapasitas Nasional Untuk Kemandirian Teknologi Atmosfer yang diselenggarakan PSTA-LAPAN telah dilaksanakan Kamis, 22 Oktober 2020 melalui media virtual zoom meeting dan tayang pada kanal youtube PSTA-LAPAN.

 

Deputi Bidang Sains Antariksa dan Atmosfer-LAPAN, Ir. Halimurrahman, MT. hadir membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa dinamika atmosfer Indonesia sangat unik, sehingga perlu pemahaman untuk dinamika atmosfer Indonesia tersebut. Diperlukan data pengamatan yang dihasilkan dari alat pengamatan atmosfer, salah satunya diperoleh dari radiosonde. Radiosonde merupakan alat ukur parameter atmosfer yang meliputi tekanan, suhu, kelembapan udara, dan angin. Radiosonde diterbangkan secara vertikal menggunakan balon dari permukaan sampai ketinggian 30km.

 

 

Selanjutnya, Halimurrahman menegaskan bahwa pengukuran atmosfer vertikal sangat penting untuk pemantauan prediksi cuaca serta untuk keselamatan penerbangan. Pengamatan radiosonde dilakukan secara rutin hampir semua negara termasuk Indonesia. Pemanfaatan lain dari radiosonde adalah untuk penelitian dan mendukung uji tembak roket. Kebutuhan radiosonde menjadi sangat tinggi dan menjadi kebutuhan nasional, namun produknya masih impor. Secara nasional, telah tumbuh inovasi produk radiosonde hasil kerjasama LAPAN, BMKG, dan PT. INTI. Pengembangan tersebut harus terus dilakukan agar Indonesia mampu mengembangkan hingga mampu memproduksi sesuai standar yang berlaku dan berdampak pada ekonomi Indonesia, ungkap Halimurrahman.

 

FGD SATELIT#7 menjadi kegiatan yang bertujuan menginformasikan kepada publik terkait dengan pengembangan teknologi inovasi radiosonde sekaligus dialog dan diskusi terkait dengan tantangan dan solusi untuk pengembangan teknologi inovasi pengamatan atmosfer Indonesia. Radiosonde menjadi inovasi produk bagi LAPAN, BMKG, dan PT INTI untuk terus memperbaiki, meningkatkan, dan mengembangkan radiosonde yang diproduksi selama ini agar memenuhi standar dan memberi dampak ekonomi bagi Indonesia.

 

Hadir pada acara tersebut para pembicara seperti Dr. Didi Satiadi, M.Sc., Kepala PSTA-LAPAN yang menyampaikan paparan tentang Hilirisasi Produk Teknologi Atmosfer PSTA-LAPAN. Kemudian, Soni Aulia Rahayu, ST., MT., Peneliti PSTA-LAPAN yang memaparkan tentang Inovasi Radiosonde di PSTA. Dr. Erwin Eka Syahputra, Kepala Bidang Litbang Meteorologi BMKG menjelaskan tentang Spesifikasi dan Kebutuhan Radiosonde Untuk Operasional BMKG di Indonesia. Dan Adhi Pratomo, S.Sos., M.Ikom., Koordinator Bidang Standar Penerbangan dan Antariksa Pusispan-LAPAN hadir menyampaikan Standarisasi dan Peningkatan Daya Saing Produk Inovasi Penerbangan dan Antariksa.

 

Denny Lesmana, S.Si., M.Sc., Divisi Inovasi PT. PINDAD memberi pemaparan tentang Pemanfaatan Data Radiosonde dalam Akurasi Tabel Tembak Roket Pertahanan. Dan Ir. Ujang Krisno Yulianto, dari Divisi Pengembangan Bisnis dan Strategi Perusahaan PT. INTI memaparkan tentang Potensi Produksi dan Komersiliasi Inovasi Teknologi Atmosfer.

 

Dipandu oleh moderator Dr. Rr. Laras Toersilowati, M.Si., Kepala Kelompok Penelitian Teknologi Atmosfer PSTA-LAPAN dan pembawa acara oleh Christine Cecylia Munthe, S.Kom., Peneliti PSTA-LAPAN, acara FGD SATELIT#7 berjalan dengan lancar. Para peserta FGS SATELIT#7 diberi kesempatan diskusi dan dialog bersama para pembicara.

 

       
       
 


Humas:emge








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL