Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


MARI JAGA OZON INDONESIA TETAP AMAN DAN NYAMAN UNTUK KEHIDUPAN
Penulis Berita : • Fotografer : • 07 Sep 2020 • Dibaca : 365 x ,

Bandung (7/9) Prof. Dr. Ninong Komala, M.Sc. Peneliti Utama Bidang Lingkungan Atmosfer dan Aplikasinya Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA)-LAPAN hadir sebagai pembicara pada seminar online lingkungan yang bertema "Heal The Ozone, For Our Planet".

Kegiatan seminar tersebut, merupakan rangkaian kegiatan dari 18th Enviromental Fair sebagai acara tahunan yang diadakan oleh Badan Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan Universitas Trisakti. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat luas mengerti permasalahan udara dan ozon bumi.

Melalui zoom meeting, Prof. Ninong Komala menyampaikan paparan tentang Mari Jaga Ozon Indonesia Tetap Aman dan Nyaman untuk Kehidupan.

Dalam paparannya, Prof. Ninong Komala menjelaskan pengertian ozon, pentingnya penelitian ozon, bagaimana ozon di lapisan Troposfer dan Stratosfer, penelitian ozon Indonesia di PSTA-LAPAN, bagaimana lapisan ozon di masa pandemi Covid-19, Hari Ozon Internasional dan usaha masyarakat dunia dalam melindungi lapisan ozon, serta solusi dan rekomendasi ozon Indonesia aman dan nyaman.

Peneliti Utama Bidang Lingkungan Atmosfer dan Aplikasinya PSTA-LAPAN, Prof. Dr. Ninong Komala, M.Sc. Pada seminar online lingkungan (7/9)

“Banyak sekali manfaat dari ozon mulai dari sterilisasi pada air minum, sebagai disinfektan hingga penggunaannya pada industri kecil, farmasi dan pemurnian air minum. Kebakaran hutan di Indonesia terutama Sumatera dan Kalimantan merupakan wilayah yang sering menghasilkan kabut asap pada musim kering, kebakaran ini melepaskan karbon dalam jumlah yang banyak ke udara”. Jelas Ninong

“Pengaruh polusi ozon terhadap lingkungan pada konsentrasi ozon di troposfer yang meningkat dapat merusak tanaman dan menurunkan kualitas air disamping mengakibatkan timbulnya smog (smoke+fog) juga menyumbang pemanasan global di lapisan troposfer atas, ozon berfungsi sebagai Gas Rumah Kaca (GRK) yang akan memengaruhi kualitas kehidupan manusia”.

Pada akhir paparannya Ninong Komala menyimpulkan bahwa kehidupan di Bumi tidak akan mungkin terjadi tanpa sinar matahari. Lapisan ozon (ozon stratosfer) melindungi Bumi dari sebagian besar radiasi ultraviolet matahari yang berbahaya. Berperilaku “ozone friendly” atau “ramah ozon” adalah segala tindakan atau perilaku yang dilakukan masing-masing individu untuk mengurangi dan mengeliminasi pengaruh terhadap menipisnya lapisan ozon stratosfer yang disebabkan oleh produk yang mengandung Bahan Perusak Ozon (BPO) sejenis CFC, HCFC, halon, metil kloroform, dan metil bromida.

Seminar online lingkungan ini ditayangkan pada channel youtube HMTL USAKTI.

 

Peserta seminar online lingkungan (7/9)

Prof. Dr. Ninong Komala, M.Sc. menyampaikan paparan pada seminar online lingkungan (7/9)

Humas: emge








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL