Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Lapan: 'Awan Tsunami' Bisa Indah, Bisa Menyeramkan
12 Aug 2020 • Dibaca : 350 x ,

Awan Arcus atau dijuluki awan tsunami, muncul dan mengejutkan masyarakat Meulaboh, Aceh Barat, karena wujudnya menyeramkan. Munculnya awan ini juga menjadi perhatian Tim Reaksi dan Analisis Kebencanaan (TREAK), Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA)-LAPAN. Bagaimana penjelasan mereka?
Dr. Ina Juaeni, salah satu anggota TREAK menjelaskan bahwa awan Tsunami tersebut merupakan tipe awan Arcus. Awan tersebut memang bisa muncul dalam beberapa bentuk, bisa terlihat indah tapi bisa juga menakutkan.

"Beberapa muncul dengan penampakan yang indah sementara sebagian lagi muncul dalam bentuk yang menyeramkan. Awan Arcus sangat jarang ditemukan. Awan Arcus adalah awan tambahan (asesori) yang berkembang dan mati tergantung kepada awan induknya," sebut Lapan di akun Instagram @lapan_ri.

Lebih lanjut diterangkan bahwa awan Arcus memiliki struktur horizontal yang biasanya terlihat sepanjang front bersama awan Cumulonimbus. Awan Arcus tidak berhubungan dengan kemunculan tornado tetapi dapat mendatangkan hujan/hujan badai.

"Awan ini biasanya terbentuk pada ketinggian dekat permukaan sampai 1,9 km. Arcus berbentuk gulungan panjang secara horizontal biasanya terpisah dari awan induk (Cb), sedangkan awan Arcus datar/papan panjang secara horizontal bersatu dengan dasar awan Cb," tambah Lapan.

Mengenai asal muasalnya, awan Arcus terbentuk jika udara dingin dari dalam sistem badai turun dan menyebar. Udara dingin ini menghambat kenaikan massa udara panas. Ketika udara dingin naik bersamaan dengan udara panas yang lembap, mengalami kondensasi.

Gulungan awan terbentuk karena shear angin. Bagian luar awan nampak halus sementara bagian dalam awan terlihat kasar karena angin yang kuat.

Kemunculan awan Arcus menjadi tanda adanya angin yang kuat akan segera muncul Baik Arcus berbentuk gulungan maupun Arcus datar merupakan peringatan akan adanya hujan badai.

"Awan Arcus bentuk gulungan sangat jarang, bentuk datar lebih sering ditemukan. Awan ini biasanya ditemukan sepanjang pantai, namun bisa juga terbentuk di wilayah bukan pantai. Jadi ketika ada awan panjang di dasar Cb, itu adalah awan Arcus yang berarti hujan lebat akan segera datang," pungkas Lapan.

 

Sumber berita: Detik.

Sumber gambar cover: Ownyourweather.








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL