Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


LAPAN-MAPIN Gelar Webinar Evaluasi PSBB di Jawa Barat
Penulis Berita : • Fotografer : • 19 May 2020 • Dibaca : 254 x ,

PSTA-LAPAN Bandung- Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bekerja sama dengan Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN) Jawa Barat mengadakan seminar online atau webinar untuk mengevaluasi PSBB di Jawa Barat dan dampaknya terhadap kualitas udara serta topik lain berkaitan dengan prediksi kemarau basah dan strategi dalam menjaga stok pangan di Jawa Barat. Kegiatan tersebut diisi oleh narasumber yang berasal dari peneliti LAPAN, MAPIN, ITB, dan Gubernur Jawa Barat pada hari Senin (18/5) secara online melalui ZOOM dan YouTube.
Ketua pelaksana kegiatan, Erma Yulihastin, menjelaskan bahwa webinar ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dengan memberikan informasi mengenai pengaruh parameter cuaca terhadap siklus hidup Covid-19 di atmosfer. “Ada indikasi Covid-19 dapat menjadi bioaerosol di atmosfer yang dapat terbawa angin sehingga dapat menyebar lebih jauh dari dua meter,” jelas Erma.
Erma menambahkan, acara ini juga menjelaskan pola sebaran Covid-19 secara spasial dinamis di kota Bandung sebagai studi kasus dan keterkaitannya dengan PSBB. Melalui studi yang dilakukan oleh Tim MAPIN, selama pelaksanaan PSBB, cluster Covid-19 terkonsentrasi di pusat kota Bandung namun kemudian mengalami pergerakan secara dinamis ke arah barat yaitu di sekitar Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. 


Selain itu, webinar juga mengupas tentang pengaruh kebijakan PSBB terhadap peningkatan kualitas udara di wilayah Jawa Barat. “Kami tunjukkan bukti-bukti dari pengamatan satelit bahwa kualitas udara meningkat selama PSBB,” ungkap Erma. Meskipun demikian, beberapa kota di Jabar yang terpantau memiliki kualitas udara kurang baik seperti Bekasi, Bogor, Depok, dan Bandung, harus meningkatkan kesiapsiagaan karena kualitas udara yang buruk di kota-kota tersebut berdampak buruk dalam meningkatkan risiko kematian para penderita Covid-19.
Webinar juga menunjukkan informasi mengenai prediksi kemarau basah sepanjang tahun 2020 di Jawa Barat yang dapat dimanfaatkan untuk mengatur strategi dalam menjaga stok pangan selama masa pandemi. Dalam hal ini, wilayah sentra pertanian di pesisir utara Jawa Barat merupakan wilayah yang rentan kemarau basah. Untuk wilayah ini, “masa tanam utama yang biasanya dimulai November dapat dipercepat menjadi akhir Juni,” terangnya.
Selain berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber, dijelaskan oleh Halimurrahman, Deputi Sains Antariksa dan Atmosfer LAPAN, webinar juga menjadi sarana untuk memperkenalkan produk PSTA LAPAN berupa Decision Support System (DSS) SRIKANDI yang memberikan informasi pemantauan kualitas udara secara real time melalui satelit dapat digunakan oleh pemerintah daerah maupun pusat dalam membantu penyediaan data pendukung bagi penanganan Covid-19 di Indonesia.

(Humas PSTA)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL