Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Kunjungan SD Bianglala ke LAPAN Bandung
Penulis Berita : • Fotografer : • 12 Sep 2019 • Dibaca : 350 x ,

Pada hari Kamis, 12 September 2019 murid-murid kelas 4, 5, dan 6 SD Bianglala yang terletak di daerah Geger Kalong, Bandung berkunjung ke kantor LAPAN Bandung. Setidaknya terdapat 100 murid Sekolah Dasar Bianglala yang berkunjung ke LAPAN Bandung disertai dengan pendamping para guru yang berjumlah 7 orang.

Acara diawali dengan penyambutan peserta oleh Protokoler Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA) LAPAN, Bapak Joko Trianas yang memberikan yel-yel penyemangat sebelum acara dimulai. Anak-anak sangat antusias menyambut yel-yel spontan tersebut.

Perwakilan dari SD Bianglala menyampaikan tujuan kunjungan ke LAPAN. Beliau mengatakan bahwa ini adalah kunjungan kali kedua ke LAPAN. Kunjungan pertama adalah saat acara Paracita Atmaloka di tahun 2018. Berawal dari Paracita, SD Bianglala ingin tahu lebih banyak tentang LAPAN Bandung khususnya dan dari perwakilan guru mengharapkan kunjungan ke LAPAN Bandung adalah sebagai agenda tahunan murid kelas atas (kelas 4, 5, dan 6). Pada kesempatan kunjungan kali ini dari pihak SD. Bianglala ingin mendapat materi tentang cuaca, energi, dan keantariksaan.

Kunjungan SD. Bianglala disambut baik oleh Kepala Bidang Diseminasi PSTA (Lilik Slamet S) yang mewakili struktural dari LAPAN Bandung. Setelah sambutan dari LAPAN Bandung, acara diteruskan oleh Pak Lilik yang memaparkan LAPAN secara singkat dan jelas. Pak Lilik juga menyampaikan satuan kerja LAPAN yang ada di seluruh Indonesia dan menjelaskan lebih detail lagi satuan kerja yang ada di Bandung. Selain itu dijelaskan juga mengenai hasil-hasil teknologi apa saja yang sudah dihasilkan oleh LAPAN seperti roket, satelit, citra penginderaan jauh, dan DSS.

Setelah selesai memaparkan tentang LAPAN, Kepala Bidang Diseminasi juga menyampaikan tentang sumber energi yang berasal dari atmosfer. Namun sebelum itu diberikan penjelasan dulu mengenai apa itu energi, sumber energi, energi terbarukan dan tidak terbarukan. Anak-anak cenderung antusias pada sesi ini dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pembicara dan jawabannya hampir semuanya benar. Pemaparan dilanjutkan dengan memperkenalkan apa saja sumber energi yang berasal dari atmosfer seperti energi matahari, angin, petir, gas-gas atmosfer, dan juga gelombang laut. Pembicara juga memaparkan besarnya potensi energi matahari untuk digunakan di Indonesia yang untuk perkembangannya masih terkendala oleh mahalnya harga panel surya.

Setelah selesai sesi pertama, dilakukan penyerahan cinderamata dari PSTA ke perwakilan SD Bianglala berupa buku-buku mengenai atmosfer dan sebaliknya juga diserahkan cinderamata dari SD Bianglala ke PSTA.

Selanjutnya dilanjutkan dengan sesi kedua yang dengan narasumber dari PSTA yaitu Amalia Nurlatifah yang akrab disapa Kak Amel. Kak Amel menjelaskan tentang atmosfer, iklim, dan cuaca. Namun sebelum memulai sesi, Kak Amel terlebih dahulu menyapa anak-anak yang sudah terlihat agak kelelahan. Anak-anak pun menyambut dengan antusias. Pada sesi ini Kak Amel berinteraksi dengan anak-anak sambil memberikan hadiah kepada anak yang dapat menjawab pertanyaan. Banyak sekali anak yang mengangkat tangannya untuk mencoba menjawab pertanyaan dari Kak Amel. Namun belum semua mendapat kesempatan karena waktu yang terbatas.

Di akhir sesi ini Kak Amel menjelaskan tentang perubahan iklim. Bagaimana perubahan iklim dapat terjadi, apa saja penyebabnya, serta langkah apa yang dapat dilakukan untuk manjaga lingkungan agar tetap nyaman untuk ditinggali. Anak-anak juga diajak untuk menggunakan kendaraan umum atau berjalan kaki untuk mengurangi polusi yang menjadi salah satu penyebab terjadinya perubahan iklim.

Setelah selesai sesi pemaparan oleh Pak Lilik dan Kak Amel, anak-anak diajak untuk melakukan pengamatan matahari melalui teropong oleh Pak Asnawi dari Pusat Sains Antariksa LAPAN. Anak-anak sangat antusias karena ini sebagian besar merupakan pengalaman pertama mereka mengamati matahari melalui teropong. Salah satu dari mereka bahkan ada yang berceletuk, ā€œWow, my heart is beating so fast. Iā€™m so excited.ā€

Serangkaian acara kunjungan pun selesai dan diakhiri dengan foto bersama. Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat dan semangat yang dikeluarkan anak-anak bangsa ini akan selalu ada sampai mereka dewasa nanti. Jaya anak-anak Indonesia.

(HD/PSTA)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL