Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


THE FIRST INTERNATIONAL SCHOOL ON EQUATORIAL ATMOSPHERE 2019
Penulis Berita : • Fotografer : • 23 Mar 2019 • Dibaca : 633 x ,

Senin-Jumat (18-22 Maret 2019), Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA) LAPAN bersama dengan Research Institute for Suistainable Humanosphere (RISH), Kyoto University mengadakan sekolah internasional pertama mengenai atmosfer ekuator di Auditorium Matahari LAPAN, Bandung. Acara ini diberi nama ISQUAR singkatan dari International School on Equatorial Atmosphere. ISQUAR diikuti oleh akademisi dan peneliti dari berbagai instansi/universitas baik di Indonesia maupun luar negeri, dengan pengajar-pengajar yang merupakan ahli di bidang Atmosfer dari Indonesia, Jepang dan juga India.

Tercatat total murid dan pengajar yang terlibat yaitu 109, dengan sebaran merata dari Indonesia maupun dari luar negeri. Diantaranya terdapat peserta yang berasal dari instansi-instansi dari dalam negeri, yaitu LAPAN, BMKG, BPPT, BATAN dan LIPI. Selain itu terdapat pula peserta dari universitas di Indonesia diantaranya Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sriwijaya, Institut Teknologi Bandung, Universitas Andalas, Universitas Trisakti, Universitas Hasanudin, Institut Pertanian Bogor. Terdapat pula peserta dari luar negeri yang berasal dari Malaysia, Filipina, India, Jepang dan juga Polandia.

Pembukaan acara ISQUAR dilakukan secara simbolis dengan memainkan alat musik tradisional sunda, yaitu angklung, yang dimainkan oleh Bapak Afif Budiyono (Deputi Bidang Sains Antariksa dan Atmosfer, LAPAN) dan Bapak Halimurrahman (Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer) selaku perwakilan dari PSTA LAPAN dan juga dimainkan oleh Mamoru Yamamoto selaku perwakilan RISH, Kyoto University. Dalam acara pembukaan ini, Bapak Afif Budiyono menyampaikan selamat datang kepada seluruh lecturers dan students ISQUAR dan menyampaikan rasa syukurnya dapat menyelenggarakan acara ini dengan bekerja bersama RISH Kyoto University. Profesor Mamoru Yamamoto juga memberikan sambutan bahwa RISH dan LAPAN memiliki sejarah yang panjang dalam melaksanakan proyek EAR (Equatorial atmosphere radar), dan even ini merupakan kesempatan untuk mempromosikan dan memberikan pengetahuan terkait atmosfer dan EAR.

Kegiatan ISQUAR yang berlangsung selama 5 hari, terbagi menjadi 4 kelas di setiap harinya, dengan total 17 pengajar yang memiliki background ilmu atmosfer. Mayoritas pengajar menyampaikan materi dengan metode satu arah, lalu di akhir kelas diberikan waktu sesi tanya-jawab untuk students. Selain pembelajaran kelas, terdapat sesi poster dimana peserta bisa mengenal peserta lain melalui hasil tulisan/risetnya. Sesi poster berlangsung dengan interaktif. Dalam pelaksanaan kegiatan di kelas, panitia memanfaatkan teknologi telekonferensi untuk menyiarkan kegiatan sekolah secara langsung ke beberapa instansi, diantaranya yaitu BMKG, Universitas Andalas dan Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer LAPAN Agam. Sehingga peserta yang berasal dari instansi-instansi tersebut dapat mengikuti kelas tanpa datang langsung ke Auditorium Matahari LAPAN di Bandung.

Kegiatan berakhir pada hari Jumat 22 Maret 2019 siang hari. Acara penutupan diawali dengan wisuda peserta ISQUAR secara simbolis yang diwakili oleh 6 peserta yang merupakan perwakilan negara yang berpartisipasi di ISQUAR 2019. Setelah itu perwakilan peserta memberikan testimoni mengenai acara ini. Salah satu peserta dari Polandia memberikan pendapat, “ISQUAR merupakan acara yang sangat baik dan akan saya rekomendasikan kepada teman-teman di negara saya untuk harus diikuti”. Acara penutupan diakhiri dengan sambutan perpisahan dari Bapak Halimurrahman dan juga Mamoru Yamamoto, yang keduanya saling berterimakasih dan menyampaikan apresiasinya kepada panitia pelaksana, pengajar, peserta dan seluruh pihak yang telah bersama-sama menyukseskan acara ISQUAR 2019.

(Tim Diseminasi/AP)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL