Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Soialisasi LIPI Press di PSTA LAPAN
Penulis Berita : • Fotografer : • 07 Feb 2019 • Dibaca : 1871 x ,

Bandung, Kamis 7 Februari 2019, LIPI Press melakukan sosialisasi mengenai Penerbitan Buku Bunga Rampai dan Buku Ilmiah kepada peneliti di Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA). Acara ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam, dimulai dengan pembukaan oleh Kepala Bidang DIseminasi, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama, sosialisasi oleh LIPI Press, sesi tanya jawab dan diakhiri dengan penutup.

Acara sambutan sekaligus pembukaan secara resmi dilakukan oleh PSTA yang diwakili oleh Bapak Lilik Slamet. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa melalui acara ini diharapkan peneliti PSTA memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kriteria dan alur penerbitan Buku Bunga Rampai dan Buku Ilmiah sesuai dengan kaidah LIPI Press. Dengan pemahaman yang komprehensif mengenai hal tersebut, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menyukseskan target IKU PSTA Tahun 2019, yaitu salah satunya adalah menerbitkan 3 buku bunga rampai. Setelah sambutan dan pembukaan, lalu peserta diarahkan untuk berfoto bersama.

Selanjutnya, seluruh peserta memasuki acara inti yaitu pemaparan format penulisan dan mekanisme penerbitan dengan narasumber Ibu Rahmi Lestari dan Ibu Meita Safitri dari LIPI Press. Ibu Rahmi menyampaikan bahwa hal mendasar yang perlu dipahami yaitu bahwa LIPI Press merupakan penerbit yang memiliki kaidah dan landasan untuk menerbitkan sebuah buku. Hal ini tentu berbeda dengan percetakan yang mampu mencetak dan memperbanyak buku tanpa melihat substansi buku. Maka perlu adanya pemahaman bahwa pada dasarnya dalam menerbitkan buku ilmiah setidaknya perlu waktu total paling cepat 6 bulan, bergantung dengan keseriusan dan kerja sama penulis dengan tim review dan tim redaksi. Adapun dalam waktu total tersebut, standar waktu hanya di penerbit saja adalah sebagai berikut: proses review 40 hari kerja, pra-cetak 50 hari kerja, percetakan 10 hari kerja. Tentunya dapat disimpulkan bahwa komitmen penulis dalam menyelesaikan buku sangat diperlukan, mengingat proses review dan revisi pasti akan dilakukan secara berulang-ulang demi mendapatkan buku yang berkualitas.

Dalam acara sosialisasi disampaikan, setidaknya terdapat lima alasan agar menerbitkan buku. Pertama yaitu penelitian yang sudah dilakukan oleh Lembaga bisa digunakan oleh pembuat keputusan, karena pembuat keputusan tidak mungkin melihat hasil penelitian dalam bentuk publikasi jurnal. Kedua yaitu menjadi bentuk tanggung jawab publik terhadap tugas pokok dan fungsi Lembaga. Selanjutnya yaitu menjadi media untuk branding baik penulis maupun instansi penulis. Alasan keempat yaitu, agar publikasi dapat dibaca oleh masyarakat luas. Terakhir yaitu sebagai perwujudan passion seorang peneliti, yang berdasarkan data statistik alasan ini hanya dimiliki oleh 5% penulis yang pernah menerbitkan buku di LIPI Press.

Kemudian sosialisasi difokuskan pada buku ilmiah dan buku bunga rampai. Pada masing-masing jenis publikasi buku, dijelaskan mengenai format, sistematika dan tata cara penerbitan. Kedua jenis buku tersebut harus memenuhi persyaratan di antaranya yaitu; diterbitkan oleh badan usaha, memiliki ISBN, melewati proses editorial baik secara keilmuwan maupun tata Bahasa dan setidaknya memiliki paling sedikit 49 halaman atau setara 90 halaman manuskrip yang ditulis dengan format jenis font Times New Roman ukuran 12, dengan spasi 1,5.

Secara umum disampaikan bahwa ada beberapa perbedaan mendasar antara buku ilmiah dan buku bunga rampai. Perbedaan pertama terdapat dalam anatomi buku. Jika dalam buku ilmiah terdapat bagian awal/preliminary, bagian isi, dan bagian akhir, maka dalam buku bunga rampai tersusun dari prolog, isi dan epilog. Selain itu, dalam buku bunga rampai terdapat editor kepengarangan yang memiliki peran untuk menyusun dan menyimpulkan benang merah dari seluruh tulisan yang ada di dalamnya. Secara teknis, editor kepengarangan/substansi merupakan pihak yang menulis prolog dan epilog dalam buku bunga rampai, sehingga seseorang yang menjadi editor harus mumpuni, artinya harus memiliki pemahaman yang menyeluruh terkait isi buku. Selain itu setiap bab dalam isi buku bunga rampai, jika dilepas maka bisa berdiri sendiri, sehingga ada tersirat elemen pendahuluan, isi dan penutup pada setiap bab di dalam isinya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini banyak dibahas mengenai pengalaman LIPI Press dalam menerbitkan buku. Salah satunya yaitu adanya kerja sama LIPI Press dengan penerbit skala Internasional (Springer). Selain itu juga dibahas mengenai peluang kerja sama antara PSTA LAPAN dan LIPI Press dalam menerbitkan buku bunga rampai. Acara berakhir pada pukul 11.30 WIB, dengan penyerahan cendera mata dari LIPI Press dan di akhiri dengan penutup oleh panitia acara.

(Tim Diseminasi/AP)


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL