Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Departemen Teknik Sipil UNHAS Rencanakan PKS dengan PSTA LAPAN
Penulis Berita : • Fotografer : • 25 Oct 2018 • Dibaca : 96 x ,

Bandung/PSTA LAPAN (24/10/2018), Beberapa dosen dari Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin (UNHAS) – Sulawesi Selatan mengunjungi PSTA-LAPAN Bandung. Kunjungan yang awalnya bertujuan menindaklanjuti pemanfaatan Automatic Weather Station (AWS) yang dipasang di UNHAS ini, dikatakan oleh salah satu dosen yaitu Bambang Bakri, direncanakan untuk menjalin perjanjian kerjasama (PKS) antara pihak UNHAS – PSTA guna keberlanjutan kegiatan litbang.

Ditambahkan oleh Bambang, sejak dipasangnya AWS dan beberapa alat sensor polusi udara di lingkungan UNHAS, belum adanya kejelasan kegiatan litbang dari pemanfaatan data yang didapatkan dari AWS. Maka, maksud kunjungan kali ini adalah ingin memperjelas kemanfaatan data cuaca yang didapatkan dari AWS dan alat sensor dengan menjalin kerjasama dalam hal kegiatan litbang baik untuk PSTA maupun Fakultas Teknik UNHAS.

Lilik Slamet Prihatin, selaku Kepala Bidang Diseminasi PSTA yang bertanggung jawab dalam hal PKS, mempresentasikan kegiatan litbang PSTA yang menggunakan data dari AWS dan sensor yang dipasang di UNHAS, termasuk pengaplikasian pada produk DSS kebencanaan (SADEWA dan SANTANU) dan kualitas udara (SRIKANDI) yang dikembangkan oleh PSTA. Pemaparan kinerja dari dua belah pihak perlu dilakukan guna menyinergikan kegiatan untuk dimuat dalam ruang lingkup PKS.

Kepala Bidang Program dan Fasilitas PSTA, Didi Satiadi menambahkan, mengetahui apa yang dikerjakan kedua belah pihak sebelum penyusunan draft PKS sangat penting untuk kemudian menyusun kolaborasi pekerjaan, baik dalam hal litbang, produk, maupun kegiatan diseminasi.

Salah satu dosen UNHAS lainnya, Mukhsan Putra Hatta menjelaskan saat ini Teknik Sipil UNHAS sedang concern dengan bencana banjir yang kerap kali terjadi di Sulawesi Selatan. Sehingga model untuk memprediksi banjir yang akurat sangat diperlukan untuk mengatasi bencana tersebut. Selain itu pemetaan terhadap curah hujan dan daerah aliran sungai (DAS) juga perlu diperhatikan karena dikhawatirkan akan berdampak pada bendungan Bili – Bili apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan permasalahan tersebut, terlihat bahwa adanya rencana PKS ini sangat dibutuhkan bagi pihak Teknik Sipil UNHAS. Harapannya, peneliti PSTA LAPAN dapat memberikan data, baik hasil pengamatan satelit maupun model prediksi, juga memberikan ilmu berupa bimbingan teknis (bimtek) maupun Focus Group Discussion (FGD) kepada pihak UNHAS terkait analisis dan mitigasi bencana hidrometeorologi.

Menindaklanjuti permasalahan dan kegiatan yang dikerjakan kedua belah pihak, maka dapat disimpulkan ruang lingkup kerjasama dari hasil pertemuan ini. Dimana ruang lingkup kerjasama yang akan dibangun dari PKS ini diantaranya adalah :
1. Kebutuhan kegiatan litbang dan aplikasinya
2. Membuat publikasi bersama
3. Mengadakan acara diseminasi bersama berupa bimtek, FGD, maupun workshop (seminar)
4. Memfasilitasi PKL/tugas akhir mahasiswa
5. Pemasangan dan Pengembangan DSS terkait untuk observasi dan pertukaran data
6. Pertukaran tenaga ahli (peneliti dan dosen) sebagai narasumber

Dengan disusunnya kerangka acuan kerjasama tersebut, selanjutnya adalah melengkapi dokumen PKS sesuai dengan kebutuhan dua belah pihak. Tim teknis SADEWA, Farid Lasmono dan tim teknis SANTANU, Ginaldi Ari Nugroho mendemonstrasikan kedua aplikasi tersebut di hadapan para dosen UNHAS, terkait penggunaannya dan pemanfaatannya untuk litbang sains dan teknologi atmosfer yang berkaitan dengan sipil dan lingkungan. Pertemuan pun ditutup dengan dilakukannya kunjungan ke berbagai fasilitas litbang PSTA yaitu ASTINA dan Laboratorium Observasi.

(Diseminasi PSTA LAPAN/SR)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL