Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Evaluasi Triwulan II – Transparansi Capaian Kinerja Bidang dan Poklit di PSTA
Penulis Berita : • Fotografer : • 20 Jul 2018 • Dibaca : 161 x ,

Bandung, Selasa-Rabu (17-18/07/2018), Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA) LAPAN melaksanakan evaluasi triwulan II sebagai salah satu wujud perkembangan kinerja PSTA selanjutnya. Sebagaimana evaluasi yang dilaksanakan pada triwulan I, evaluasi triwulan II ini dilaksanakan selama 2 hari dengan tujuan untuk memantau dan pe mendiskusikan pengerjaan laporan sasaran kerja pegawai (SKP) serta capaian kinerja bidang dan kelompok penelitian PSTA.

Dengan dimoderatori oleh Rosida selaku koordinator ilmiah PSTA, Kepala PSTA, Halimurrahman membuka evaluasi triwulan II ini dengan penjelasan terkait kegiatan penelitian harus sesuai dengan renstra 2020-2024 dengan memperhatikan SKP, agar tujuan yang akan dicapai dalam mendukung program pembangunan nasional dapat terlaksana dengan tetap menjaga kekompakan antarpegawai.

Evaluasi pertama disampaikan oleh Didi Satiadi selaku kepala bidang Program dan Fasilitas (PDF) menyampaikan laporan bidang PDF terkait penggunaan dan rencana renovasi fasilitas berupa ruangan (laboratorium) dan alat-alat pengamatan PSTA. Dijelaskan secara detail laporan masing-masing laboratorium di PSTA yang terdiri dari laboratorium program (pelaporan bulanan dan triwulan pegawai serta publikasi penelitian), laboratorium observasi, laboratorium elektronika, laboratorium komputasi, dan laboratorium kimia beserta pengembangan DSS masing-masing kelompok penelitian (poklit).

Laporan bidang Diseminasi disampaikan oleh Lilik Slamet Priatin selaku kepala bidang. Disampaikan kegiatan PSTA terkait bidang diseminasi seperti perjanjian kerjasama (PKS), seminar internasional ICTMAS, paracita atmaloka, kombat, bimtek, dan layanan masyarakat berupa kunjungan, permintaan data untuk penelitian, bimbingan tugas akhir, praktek kerja lapangan (PKL), dan layanan website PSTA.

Presentasi Poklit pertama disampaikan oleh Poklit Lingkungan Atmosfer, dipimpin oleh Waluyo Eko Cahyono selaku kepala poklit (kapoklit). Paparan yang disampaikan terkait Penelitian Kimia Atmosfer dan GRK di Indonesia untuk mendukung DSS Lingkungan, Kualitas dan Polusi Udara di Sulawesi, Papua, dan NTT (Indonesia Timur), Estimasi Emisi Karbon Tahunan Akibat Perubahan Tata Guna Lahan Gambut dan Analisis Indeks UV, Radiasi UV, dan Lama Penyinaran Matahari untuk Mendukung DSS SRIKANDI, Pengembangan DSS SRIKANDI untuk Mendukung Penyusunan IKU Indonesia, dan Urban Transportation-Related Air Quality and Their Impact on Human Health.

Poklit kedua yang menyampaikan laporan adalah poklit Teknologi Atmosfer dipimpin oleh Ginaldi Ari Nugroho selaku kapoklit. Laporan yang disampaikan terdiri dari Quality Control Sistem Multi Radar Untuk Area Pantauan yang Lebih Luas, Pengembangan Radiosonde – Bandung Radio Wind Sounding (BROWSING V.2) untuk Pengamatan Atmosfer, dan Pengembangan Laboratorium Terbang Nasional untuk Pengamatan Atmosfer.


Poklit Atmosfer Maritim menjadi poklit ketiga yang menyampaikan laaporan pada evaluasi triwulan II ini. Dipimpin oleh Suaydhi selako kapoklit, poklit ini menyampaikan kegiatan penelitian berupa Pengembangan Sistem Prediksi Musim Berbasis Model Numerik Untuk Wilayah Indonesia, Penelitian Dinamika Atmosfer dan Laut di Indonesia Dalam Mendukung DSS SEMAR, dan Pengembangan DSS SEMAR.

Poklit selanjutnya yang menyampaikan laporan adalah Poklit Potensi Bencana Hidrometeorologi dipimpin oleh Teguh Hardjana selaku kapoklit. Laporan yang disampaikan terkait Pertumbuhan Awan Konveksi Berdasarkan Observasi dan Model Konveksi Satu Dimensi MASK (Model Atmosfer Satu Kolom), Mekanisme Terjadinya Curah Hujan Ekstrim di atas Benua Maritim Indonesia berdasarkan Data Indeks Iklim Global Khususnya Data Indeks MJO dan Siklon Tropis, dan Pengembangan DSS Potensi Bencana Hidrometeorologis ( SADEWA tahap II).

Perubahan Iklim menjadi Poklit terakhir yang mempresentasikan laporan evaluasinya dipandu oleh Bambang Siswanto selaku kapoklit. Laporan yang disampaikan berkaitan dengan Smart Environtment untuk mendukung Smart City di Indonesia, Kajian Kenaikan Konsentrasi CO2 Terhadap Dampak Program RAN Penurunan Emisi GRK, Dampak Perubahan Iklim: Ketersediaan Air dan Lautan Indonesia, dan Pengembangan Sistem Informasi Perubahan Iklim (SRIRAMA).

Setelah laporan tiap Poklit, sebagaimana evaluasi biasanya, PSTA dihadirkan pula Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Kototabang-Agam untuk melaporkan hasil kerja balai dalam pengamatan dan penelitian, seperti data – data yang dihasilkan dari AWS, EAR, ORG, XBAND, Radio Sonda, dsb. Disampaikan pula sosialisasi, bimbingan teknis, kunjungan, fasilitas balai, juga koordinasi terkait kerjasama dengan Jepang. Hadirnya perwakilan Balai Kototabang-Agam ini dimaksudkan agar adanya koordinasi dan kesamaan dalam penggunaan data untuk penelitian.

Laporan terakhir disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha PSTA, Sudirman terkait pemaparan informasi dan kegiatan bagian tata usaha PSTA-LAPAN. Dalam laporannya, dijelaskan terkait kepegawaian, keuangan, surat masuk dan keluar, kunjungan tamu, serta fasilitas PSTA selain fasilitas ruang penelitian.

Diskusi yang dilakukan dalam evaluasi triwulan II ini berjalan objektif, terbuka dan lancar. Peserta evaluasi saling memberikan respon yang baik melalui pertanyaan serta saran dan masukkan yang berguna untuk menyempurnakan hasil kegiatan penelitian. Evaluasi kembali ditutup oleh Kepala PSTA dengan harapan setelah adanya evaluasi, komunikasi diantara pegawai menjadi lebih baik, sehingga suasana keilmiahan pun semakin baik dan output publikasi menjadi semakin baik.

(Diseminasi PSTA LAPAN/SR)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL