Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Mahasiswa Matematika UNJ Mempelajari Sains, Teknologi, dan Pemodelan Atmosfer di PSTA LAPAN
Penulis Berita : • Fotografer : • 09 May 2018 • Dibaca : 223 x ,

Bandung (PSTA), Selasa (08/05/2018), sebanyak 35 mahasiswa program studi Matematika Universitas Negeri Jakarta (UNJ) beserta seorang dosen pendamping mengunjungi PSTA LAPAN untuk mempelajari lebih dalam terkait Sains, Teknologi, dan Pemodelan Atmosfer. Kunjungan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sains Atmosfer tersebut dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha PSTA, Sudirman, dengan harapan mahasiswa UNJ dapat menambah wawasan dan pengetahuan baru terkait sains dan teknologi atmosfer.

Sebagaimana kunjungan biasanya, para mahasiswa terlebih dahulu diperkenalkan dengan kelembagaan LAPAN secara umum serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi) setiap satuan kerja (satker) di LAPAN. Pemaparan terkait kelambagaan LAPAN disampaikan oleh Atep Radiana dari bidang diseminasi PSTA. Dijelaskan bahwa LAPAN memiliki 4 kedeputian yang terdiri dari Deputi Bidang Sains Antariksa dan Atmosfer, Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa, dan Deputi Bidang Penginderaan yang Jauh menaungi satker penelitian, serta Pusat Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariska yang menaungi kegiatan administrasi.

Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA) LAPAN berada di bawah naungan Deputi Bidang Sains Antariksa dan Atmosfer. Di mana di dalam PSTA sendiri terdapat 5 fokus penelitian yang terdiri dari Atmosfer Maritim, Perubahan Iklim, Lingkungan Atmosfer, Potensi Bencana Hidrometeorologis, dan Teknologi Atmosfer. Setiap fokus penelitian tersebut memiliki masing- masing 1 sistem pendukung keputusan (DSS) berupa SEMAR, SRIRAMA, SRIKANDI, SADEWA, dan SANTANU. Lebih lengkap tentang DSS dijelaskan pada saat kunjungan ke ruang Atmospheric Science and Technology Information System (ASTINA).

Penjelasan kedua terkait aplikasi ilmu matematika dan statistika terhadap penelitian sains dan teknologi atmosfer disampaikan oleh Trismidianto yang merupakan peneliti sekaligus anggota bidang diseminasi PSTA. Dijelaskan secara rinci dan mendalam terkait aplikasi sains atmosfer yaitu meteorologi, klimatologi, dan oseanografi pada kehidupan sehari – hari. Dijelaskan pula perbedaan cuaca dan iklim serta bagaimana hujan tersebut dapat terjadi mulai dari gerak fisisnya hingga dinamiknya.

Aplikasi ilmu matematika terhadap penelitian sains dan teknologi atmosfer disampaikan oleh Midi, selain digunakan untuk menghitung peluang terjadinya fenomena cuaca dan iklim, juga biasa digunakan untuk membuat model prediksi serta sebagai pengujian kalibrasi data satelit maupun alat yang akan digunakan untuk pengamatan sains atmosfer. Dalam hal ini, ilmu matematika dan statistika juga sangat diperlukan untuk analisis dalam penelitian sains dan teknologi atmosfer.

Kunjungan menjadi sangat hidup dan menarik dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa UNJ pada sesi diskusi. Pertanyaan mendasar hingga mendalam terkait paparan presenter sebelumnya, memicu ketertarikan mahasiswa UNJ pada sains dan teknologi atmosfer. Diksusi pun berlanjut pada saat kunjungan ke ruang ASTINA. Dipandu oleh Shailla Rustiana dari bidang diseminasi PSTA, mahasiswa diajak menganalisis dan mengenal sains atmosfer dan aplikasinya melalui demo DSS PSTA.

Mahasiswa mengenal DSS PSTA sesuai dengan tupoksinya, SADEWA untuk pengamatan bencana hidrometeorologis, SEMAR untuk pengamatan atmosfer maritim, SRIKANDI untuk pengamatan kimia dan komposisi atmosfer, SRIRAMA untuk pengamatan terhadap perubahan iklim, dan SANTANU untuk analisis cuaca berdasarkan pengamatan radar. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan selama kunjungan di PSTA, mahasiswa UNJ menjadi lebih paham dan tertarik untuk melakukan penelitian terkait sains dan teknologi atmosfer.

(Diseminasi PSTA LAPAN/SR)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL