Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Peneliti Senior Universitas Maryland Memberikan Kolokium Dinamika Laut Indonesia Kepada Peneliti dan Perekayasa PSTA
Penulis Berita : • Fotografer : • 29 Mar 2018 • Dibaca : 365 x ,

Bandung, Rabu (28/03/2018), Peneliti Senior bidang Sains Atmosfer dan Oseanografi dari Universitas Maryland USA, R. Dwi Susanto, P.hD mengunjugi PSTA LAPAN Bandung. Peneliti Senior yang juga merupakan Dosen di Institut Teknologi Bandung ini dikenal ahli dalam bidang dinamika laut dan interaksinya terhadap dinamika atmosfer Indonesia melalui publikasi – publikasinya. Pada kesempatan ini Dwi Susanto memberikan kolokium terkait Dinamika Laut Indonesia kepada peneliti dan perekayasa di lingkungan PSTA LAPAN.

Kolokium yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sains Atmosfer ini dihadiri oleh peneliti, perekayasa, CPNS, dan PPNPN PSTA LAPAN. Kolokium dibuka dengan sambutan serta pemaparan singkat terkait PSTA LAPAN dan tupoksinya oleh Kepala PSTA, Halimurrahman. Dijelaskan bahwa PSTA LAPAN memiliki berbagai kelompok penelitian (poklit), laboratorium pengamatan, dan sistem pendukung keputusan (DSS) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait sains dan teknologi atmosfer.

Pemaparan terkait fokus penelitian yang dilaksanakan PSTA menjadi pembuka materi yang akan dipresentasikan pada kolokium, yang mana topik pada kolokium sangat berkaitan dengan fokus penelitian pada berbagai poklit di PSTA, terutama poklit Atmosfer Maritim, Perubahan Iklim, dan Potensi Bencana Hidrometeorologi. Beberapa materi terkait penggunaan SAR dan dampak perubahan iklim akibat ENSO terhadap bertambahnya jumlah titik api di hutan Indonesia, juga sangat berkaitan dengan fokus penelitian poklit Teknologi Atmosfer dan Kimia Atmosfer, sehingga kolokium ini sangat penting dan bermanfaat untuk dihadiri oleh peneliti dan perekayasa PSTA.

Dijelaskan oleh Dwi Susanto bahwa dinamika interaksi laut – atmosfer sangat berpengaruh terhadap cuaca dan iklim di Indonesia. Fenomena laut – atmosfer yang dikenal akhir-akhir ini seperti siklon tropis dan ENSO (El Niño/La Niña) diketahui menyebabkan iklim ekstrim di Indonesia menjadi lebih basah atau lebih kering dari kondisi normalnya. Hal tersebut tak jarang menyebabkan bencana hidrometeorologi yang dapat meresahkan dan merugikan berbagai sektor kehidupan di Indonesia.

Namun pada kenyataannya dinamika laut Indonesia yang berinteraksi dengan atmosfer Indonesia sangatlah kompleks, dijelaskan beberapa fenomena lain seperti Monsoon, Indian Ocean Dipole (IOD), Madden-Julian Oscillation (MJO), Sirkulasi Walker, Gelombang Kelvin, Gelombang Rosby, dan Gelombang Pasang Surut juga mempengaruhi kondisi laut dan atmosfer Indonesia. Pengaruhnya terhadap kondisi di lautan, seperti yang telah ditulis beberapa kali dalam publikasinya, berdampak kepada Indonesian Through Flow (ITF) atau Arus Lintas Indonesia (ARLINDO), Struktur termal, sirkulasi, mixing, upwelling, dan tentu saja kondisi perikanan.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa laut Indonesia memegang peranan penting dalam sirkulasi laut dan iklim dunia. Oleh karena itu mitigasi dalam menghadapi dampak fenomena iklim seperti ENSO, IOD, Monsoon, MJO, dan lain sebagainya sangat diperlukan. Sehingga adanya pengembangan numerical model terkait interaksi laut dan atmsofer sangat penting untuk dilakukan. Dijelaskan pula secara singkat oleh Dwi Susanto model-model sirkulasi laut-atmosfer global yang telah lebih dulu dikembangkan oleh NOAA.

Adanya kolokium ini sangat membuka pemahaman serta wawasan para peserta akan dinamika laut Indonesia dan interaksinya terhadap kondisi atmosfer yang berpengaruh terhadap cuaca dan iklim di Indonesia. Pertanyaan – pertanyaan yang diajukan pada sesi diskusi membuat suasana kolokium terasa lebih hidup dan interaktif. Kolokium ditutup dengan harapan akan adanya kerjasama riset antara LAPAN dengan Universitas Maryland (NOAA) dalam mengembangkan model untuk mitigasi dampak fenomena dinamika laut – atmosfer Indonesia.

(Diseminasi PSTA LAPAN/SR)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL