Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer Membentuk Tim Reaksi Cepat Bencana
Penulis Berita : • Fotografer : • 08 Mar 2018 • Dibaca : 239 x ,

Kejadian bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, merupakan bencana multi-aspek dimana curah hujan adalah salah satu faktor penyebabnya. Potensi kejadian bencana hidrometeorologi di Indonesia sampai saat ini masih belum bisa diprediksi dengan akurat. Namun upaya untuk memperbaiki sistem prediksi masih terus dilakukan. Upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan menganalisis kondisi atmosfer pada saat dan sebelum terjadinya bencana, dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik atmosfer yang memicu terjadinya bencana hidrometeorologi di wilayah Indonesia. Linear dengan hal tersebut diatas, Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer LAPAN membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) Bencana pada tanggal 3 Maret 2018. Tim ini beranggotakan peneliti-peneliti di PSTA LAPAN yang diketuai oleh Prof. Eddy Hermawan, MSc.

Pembentukkan TRC diharapkan dapat menjelasakan secara ilmiah mengenai kondisi atmosfer yang terjadi sebelum bencana dan saat bencana terjadi, seperti misalnya penjelasan ilmiah mengenai kondisi curah hujan dan angin yang diduga menyebabkan terjadinya bencana pada suatu wilayah. Selain melakukan analisis, tim ini juga berperan untuk menguji performa Satellite Disaster Early Warning System (SADEWA) dalam memprediksi kondisi atmosfer di wilayah Indonesia. Ke depan, dengan menguji performa dan terus melakukan perbaikan SADEWA, diharapkan SADEWA bisa menjadi rujukan yang akurat untuk peringatan dini bencana hidrometeorologi di Indonesia.

(Tim Diseminasi PSTA-LAPAN)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL