Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Kepala LAPAN Lantik Pejabat Fungsional PSTA
Penulis Berita : • Fotografer : • 19 Jan 2018 • Dibaca : 517 x ,









PSTA dan Pussainsa. Jumat (19/01/2018), seluruh pegawai LAPAN Bandung baik PNS maupun non PNS menghadiri Pelantikan Pejabat Fungsional di lingkungan LAPAN Bandung oleh kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin. Pelantikan yang berlangsung di Auditorium LAPAN Bandung ini merupakan bagian dan pengembangan pola karir pegawai di lingkungan Penelitian PSTA dan Pussainsa.


Berikut nama-nama pejabat fungsional di lingkungan PSTA yang dilantik:

  1. Usep Setiawan, SAP., diangkat dalam jabatan fungsional Arsiparis Pertama III/a
  2. Gammamerdianti, S.Si., diangkat dalam jabatan fungsional Peneliti Pertama III/a
  3. Novita Ambarsari, S.Si.,MT., diangkat dalam jabatan fungsional Peneliti Madya IV/a

Setelah acara pelantikan secara formal, selanjutnya dilakukan diskusi bersama Kepala LAPAN, dengan mengingatkan kembali tentang visi LAPAN yang tertuang dalam slogan: “LAPAN Unggul Indonesia Maju, LAPAN Melayani Indonesia Mandiri”. Kepala LAPAN juga menyampaikan quickwins LAPAN 2018, yaitu 1 layanan LAPAN yang terstruktur dan terukur, bernama layanan LAPAN SATU.

Di mana untuk mewujudkan visi LAPAN tersebut, perlu perumusan upaya-upaya umum yang hendak dilakukan dalam sebuah misi, berupa:

  1. Memperkuat kompetensi kualitas litbang (menjadi pusat riset kelas dunia);
  2. Meningkatkan kualitas produk teknologi dan informasi serta memberikan layanan prima untuk produk informasi yg berkualitas;
  3. Menyelenggarakan keantariksaan sesuai standar.

Kemudian untuk mewujudkan misi-misinya, LAPAN merumuskan upaya-upaya khusus yang paling efektif dan efisien untuk mencapai cita-cita (visi) LAPAN dalam perencanaan strategis. Yang mana dalam mengembangkannya, terdapat 7 program utama yang sedang dilaksanakan oleh pusat-pusat teknis, diantaranya:

  1. Pengembangan Decision Support System (DSS) dinamika atmosfer equator yang khas oleh Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA).
  2. Prediksi cuaca antariksa oleh Pusat Sains Antariksa (Pussainsa).
  3. Pengembangan teknologi satelit oleh Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat), yaitu Satelit LAPAN-A3/LAPAN IPB yang berukuran mikro dalam bentuk konstelasi.
  4. Pengembangan teknologi aeronautika berupa pembangunan pesawat LAPAN N219 oleh Pusat Teknologi Penerbangan (Pustekbang) bekerjasama dengan PT. Dirgantara Indonesia.
  5. Pembangunan teknologi roket oleh Pusat Teknologi Roket (Pustek Roket).
  6. Pengembangan bank data penginderaan jauh nasional oleh Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh (Pusfatja) dengan citra satelit beresolusi tinggi (< 4m).
  7. Sistem pemantauan bumi nasional oleh Pusfatja berupa data titik panas (hotspot) untuk mengamati lokasi kebakaran hutan.

Selain 7 program utama di atas, LAPAN memiliki program besar berupa Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan dalam rangka perwujudan pelaksanaan Kebijakan Nasional yang merupakan komitmen dan kesadaran LAPAN, untuk meningkatkan kinerja birokrasi yang dinyatakan dalam visi, misi, tujuan, sasaran dan target Reformasi Birokrasi LAPAN sendiri yaitu pengembangan observatorium nasional.

Terdapat pula satu program fokus berupa pemantauan Sumber Daya Alam (SDA) berbasis IPTEK penerbangan dan antariksa. Yang mana fokus program dimaksudkan untuk mencapai cita-cita LAPAN menjadi Pusat Unggulan IPTEK Penerbangan dan Antariksa.

(Diseminasi PSTA LAPAN Bandung/SR)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL