Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Mahasiswa STMIK Sinar Nusantara Kenali Lebih Dalam Teknologi Atmosfer dan Antariksa di LAPAN Bandung
Penulis Berita : • Fotografer : • 13 Feb 2017 • Dibaca : 1115 x ,

Bandung – PSTA. Senin, 13/02/2017, sebanyak 145 mahasiswa didampingi 5 orang dosen Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Sinar Nusantara dari Surakarta, Solo mengunjungi PSTA dan Pussainsa LAPAN Bandung untuk mengenali dan mempelajari lebih dalam terkait Teknologi Atmosfer dan Antariksa.

Kunjungan yang dilaksanakan di Auditorium LAPAN Bandung ini dibuka oleh Kepala Bidang Diseminasi PSTA, Adi Witono. Selanjutnya dijelaskan terkait profil LAPAN secara umum oleh Peneliti Bidang Diseminasi PSTA, Haries Satyawardhana. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa LAPAN memiliki beberapa pusat penelitian dan balai yang tersebar di seluruh Indonesia dengan berbagai fokus penelitian, laboratorium serta produk-produknya yang berbeda beda. Adanya penjelasan tersebut memberikan pengetahuan yang baru kepada para mahasiswa terkait LAPAN.

Materi terkait Sains dan Teknologi Atmosfer disampaikan masih oleh Peneliti Bidang Diseminasi PSTA, Nani Cholianawati. Sebagaimana kunjungan- kunjungan yang telah dilaksanakan sebelumnya, dijelaskan gambaran umum hingga khusus terkait Sains Atmosfer, mulai dari sejarah bumi, lapisan-lapisan atmosfer, hubungan atmosfer dengan bumi, hingga dampak – dampak lingkungan atmosfer yang mempengaruhi cuaca dan iklim di bumi, dan lain sebagainya.

Sebagai implementasi teknologinya, dijelaskan Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System, DSS) PSTA LAPAN, seperti Satellite-based Disaster Early Warning System (SADEWA), Sistem Embaran Maritim (SEMAR), Sistem Informasi Komposisi Atmosfer Indonesia (SRIKANDI) dan Sistem Pemantauan Hujan Spasial (SANTANU) yang dapat diakses dengan mudah melalui internet, untuk pemantauan kondisi atmosfer-bumi di wilayah Indonesia.

Materi terkait Teknologi Antariksa disampaikan oleh Rizal Suryana dari Bidang Program dan Fasilitas Pussainsa. Pada penjelasaannya diterangkan gambaran umum tentang keantariksaan hingga gambaran khusus terkait teknologi yang digunakan dalam pengamatannya. Dijelaskan tugas teknologi di sini yaitu membangun jaringan berupa Virtual Private Network (VPN) dari balai-balai LAPAN se-Indonesia untuk mempermudah akses transfer data ke kantor pusat di Bandung. Dengan sistem transfer data melalui File Transfer Protocol (FTP), terjamin dengan protocol Secure Shell (SSH), kemudian disinkronisasi dengan data centre LAPAN menggunakan jaringan khusus Storage Area Network (SAN).

Teknologi - teknologi tersebut di atas tak lain digunakan untuk proses pengolahan data keantariksaan, sistem prediksi frekuensi, pengamatan benda jatuh antariksa, dan prediksi cuaca antariksa (berupa pengamatan matahari, geomagnet, dan ionosfer). Prediksi cuaca antariksa ini penting dilakukan sebagai mitigasi kegiatan-kegiatan yang ada di keantariksaan, seperti peluncuran satelit, peluncuran roket, dan lain sebaginya.

Dengan diberikannya materi-materi yang menarik dan sangat terkait dengan bidang teknologi dan informasi tersebut, menambah wawasan dan rasa ingin tahun yang tinggi bagi para mahasiswa STMIK Sinar Nusantara terkait teknologi dan sains atmosfer dan antariksa. Ditunjukkan dengan sesi tanya jawab dalam diskusi yang berjalan lancar, interaktif dan terbuka. Kunjungan pun kemudian ditutup dengan dilakukannya kunjungan ke ruang media center, Atmospheric Science and Technology Information System (ASTINA) yang dipandu oleh Farid Lasmono dari Diseminasi PSTA.

(Diseminasi PSTA LAPAN Bandung/SR)








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443



© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL