Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


SEMAR Dibutuhkan Provinsi Jawa Timur
Penulis Berita : • Fotografer : • 15 Jun 2015 • Dibaca : 2731 x ,

Bandung – PSTA. Sistem Embaran Maritim (SEMAR), salah satu produk hasil litbang LAPAN diperkenalkan di Provinsi Jawa Timur. Acara diseminasi SEMAR ini dilaksanakan di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Provinsi Jawa Timur, Senin (15/6). Kegiatan ini sebagai tindak lanjut permohonan DPK kepada LAPAN khususnya kepada Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA) untuk mendapatkan sosialiasi dan bimbingan teknis tentang Decission Suport System (DSS) yang dikembangkan PSTA.

Tim DSS PSTA dipimpin langsung Kepala PSTA, Halimurrahman bersama 6 (enam) orang peneliti datang ke Surabaya mempresentasikan hasil litbang yang berkaitan dengan DSS dan SEMAR untuk wilayah Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Kepala PSTA menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada DPK yang telah memfasilitasi pelaksanaan diseminasi ini. Dikatakan Halim, LAPAN akan berupaya memberikan hasil litbang yang bisa dimanfaatkan di Provinsi Jawa Timur. Hari ini, kami hadir untuk menyampaikan salah satu produk LAPAN yaitu Sistem Embaran Maritim. Semoga bisa dimanfaatkan oleh Provinsi Jawa Timur, khususnya oleh DPK, lanjut Halim.

Selanjutnya Kepala Bidang Perikanan DPK Provinsi Jawa Timur, Eryono, mewakili Kepala DPK menyatakan terimakasih dan gembira atas perkenan LAPAN memberikan hasil litbang yang bisa dimanfaatkan di DPK Jawa Timur. Dikatakannya, DPK Jawa Timur membutuhkan sistem dan teknologi yang tepat untuk mendukung operasional pelabuhan yang dapat meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

“Jawa Timur itu luas, garis pantainya mencapai 1900 km. Dari 38 kota/kabupaten, 22 kota/kabupaten berada di pesisir. Saking luasnya, pemantauan agak susah dilakukan karena keterbatasan SDM, peralatan, dll. Untuk memudahkan pemantauan, berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2015 sebagai revisi Undang-undang Nomor 24 tahun 2004 tentang Pemerinahan Daerah, kewenangan kota/kabupaten di laut ditarik menjadi kewenangan provinsi. Sebelumnya 0 – 4 mil merupakan kewenangan kota/kabupaten. Sekarang, kota/kabupaten tidak punya kewenangan lagi di laut,” papar Eryono.

Dikatakannya, begitu besarnya kewenangan ini tentunya diperlukan SDM yang handal, teknologi yang tepat untuk melayani masyarakat nelayan. Ini yang jadi masalah. Kewenangan basar tetapi kondisi SDM terbatas, maka mau tidak mau dibutuhkan teknologi yang cepat dan tepat. Untuk itu kami sangat bersyukur LAPAN mempunyai SEMAR yang semoga bisa membantu menyelesaikan masalah tadi.

Jawa Timur telah membangun dan mempunyai fasilitas pelabuhan ikan yang representatif. Kami berharap, SEMAR yang berisi tentang informasi atmosfer, lautan, posisi ikan, posisi kapal dan sistem komunikasi radio bisa diintegrasikan di Pusat Informasi Perikanan di setiap pelabuhan untuk mendukung operasional masyarakat nelayan di Jawa Timur. Diharapkan terjadi peningkatan keselamatan dan hasil tangkapan ikan dilingkungan nelayan Jawa Timur, kata Eryono.

 (Humas PSTA: Dirman)







Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL