Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


VARIABILITAS IKLIM NOVEMBER 2019
13 Dec 2019

Kondisi Atmosfer Pada Bulan Oktober-November 2019

Analisis bulanan kondisi atmosfer

Suhu permukaan perairan (SST)di wilayah Indonesia pada Bulan November 2019 terlihat mengalami peningkatan di sebagian besar perairan Indonesia, terutama di kawasan perairan Indonesia bagian selatan jika dibandingkan dengan SST pada Bulan Oktober 2019. Bulan November 2019 juga diwarnai oleh adanya penguatan monsoon Asia di bagian utara Indonesia seperti di Laut Cina Selatan, meskipun untuk kawasan selatan Indonesia masih dipengaruhi oleh angin dari Australia yang tengah mengalami musim semi. Namun monsoon Australia sudah jauh banyak berkurang dan berangsur-angsur hilang. Hal ini merupakan tanda berakhirnya pengaruh kering dari monsoon Australia. Meskipun monsoon Asia sudah terlihat intensif di Laut CIna Selatan, namun SST di wilayah tersebut justru mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2019 (Gambar 1). Hal ini berpengaruh terhadap pembentukan awan-awan konvektif yang kurang intensif di wilayah Indonesia. Sedikitnya awan-awan konvektif pada Bulan November 2019 ini dapat terlihat dari sebaran nilai OLR yang tinggi pada Gambar 1.

Kondisi keawanan di hampir di seluruh wilayah Indonesia pada Oktober 2019 terlihat mengalami penurunan di kawasan Indonesia barat, namun mengalami peningkatan di bagian timur Indonesia, seperti yang terjadi di PapuaNugini dan Pasifik Barat jika dibandingkan dengan Bulan Oktober 2019.

Gambar 1. Kondisi angin di level 850 mb, SST dan OLR bulan Oktober dan November 2019 berdasarkan data reanalisis NCEP/NCAR.

Pergerakan angin monsoon Timur yang intensitas makin berkurang seharusnya membuat wilayah Indonesia memasuki awal musim hujan. Namun pada Bulan November 2019, adanya penurunan SST di Laut Cina Selatan dan pengaruh IOD positif yang terjadi di Samudra Hindia menyebabkan tersendatnya pembentukan awan di wilayah Indonesia. Hal ini mengakibatkan curah hujan yang terjadi di wilayah Indonesia masih tergolong rendah (bahkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan curah hujan Bulan Oktober 2019) dan ini terjadi hampir di sebagian besar wilayah Indonesia. Hal ini mengakibatkan kondisi kering yang terjadi berkepanjangan di wilayah Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan dan Timur serta sebagian besar Pulau Sulawesi yang disebabkan oleh musim kemarau yang kering ditambah dengan awal musim hujan yang mundur (Gambar 2).

Gambar 2. Akumulasi curah hujan (mm) di wilayah Indonesia pada bulan Oktober dan November 2019  berdasarkan data GSMaP.

Data CPC hingga November 2019 menunjukkan kecenderungan kondisi ENSO netral dan menurut prediksi kondisi ENSO neutral ini akan berlangsung hingga Maret-April-Mei 2020 dengan probabilitas 60 – 70 %. Namun kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) positif di Samudra Hindia yang terjadi sejak bulan November 2019 patut dimonitor dan diwaspadai karena dapat berpengaruh terhadap penurunan curah hujan di wilayah indonesia.

 Analisis per dasarian (10 harian) bulan November 2019

Awal bulan November 2019, MJO berada dalam fase 4, 5 dan 6 dengan intensitas kuat, mulai meninggalkan benua maritim dan mulai menghilang di Samudra Pasifik pada dasarian kedua (fase 7 dan 8), di dasarian 3 mulai terjadi pembentukan awal MJO kembali di Samudra Hindia barat dan Afrika (fase 1 dan 2).  Curah hujan cenderung tinggi di beberapa tempat di Indonesia pada dasarian I dan II. Sedangkan pengaruh MJO yang mulai menghilang di Samudra Pasifik menyebabkan penurunan curah hujan pada Dasarian III Bulan November 2019. Hal ini disebabkan oleh sedikitnya pembentukan awan-awan konvektif di benua maritim.

Gambar 3. Kondisi CH (GSMaP) dan OLR berdasarkan data reanalisis NCEP/NCAR dasarian bulan Oktober 2019.

Prediksi Curah Hujan untuk Beberapa Bulan Mendatang di Indonesia

Prediksi curah hujan untuk bulan Desember 2019 sampai dengan Juli 2020 menggunakan data hasil running Conformal Cubic Atmospheric Model (CCAM) dengan initial condition 1 November 2019, dan menggunakan data prediksi SST POAMA m24b_e02 29 November 2019 ditunjukkan oleh Gambar 4.

Pada prediksi Bulan Desember 2019, terdapat peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, khususnya di daerah selatan. Hal ini akibat dari telah aktifnya monsoon Asia dan pengaruh monsoon Australia yang telah berakhir (hilang). Hilangnya pengaruh monsoon Asia ditandai dengan angin baratan yang berhembus di kawasan Indonesia bagian selatan. Hasil prediksi menunjukkan monsoon Asia yang aktif pada Bulan Desember 2019 akan mengalami pelemahan pada Bulan April 2020 dan berganti dengan aktifnya monsoon Australia pada Bulan Mei 2020. Namun, hal ini perlu diteliti lebih lanjut dengan prediksi-prediksi yang dilakukan di bulan-bulan selanjutnya dengan initial condition yang terbaru. Hal ini dikarenakan kecenderungan prediksi model akan mempunyai error yang besar jika jauh dari initial condition-nya.

Gambar 4. Prediksi curah hujan dan angin permukaan menggunakan CCAM dengan initial condition dari data Global Forecasting System (GFS) 1 Desember 2019 dan SST prediksi dari POAMA (m24b_e02) yang dikeluarkan pada tanggal 29 November 2019.

Catatan: Terdapat kemungkinan perubahan dalam prediksi yang dihasilkan di bulan selanjutnya dikarenakan update kondisi inisial dan SST prediksi yang digunakan dalam model, dan mohon diperhatikan kemungkinan error yang tinggi untuk prediksi yang jauh dari initial condition, oleh karena itu prediksi akan selalu di-update setiap bulannya.

Tim Variabilitas Iklim 2019 – PSTA LAPAN;

Haries Satyawardhana, Eka Putri Wulandari, Gammamerdianti, Lely Qodrita Avia, Iis Sofiati, Suaydhi, Eddy Hermawan




Others
VARIABILITAS IKLIM NOVEMBER 2019
13 Dec 2019
Kondisi Atmosfer Pada Bulan Oktober-November 2019 Analisis bulanan kondisi atmosfer Suhu permukaan perairan (SST)di wilayah Indonesia pada Bulan November 2019 terlihat mengalami peningkatan di sebagian besar perairan Indonesia, terutama…
VARIABILITAS IKLIM OKTOBER 2019
18 Nov 2019
Kondisi Atmosfer Pada Bulan September-Oktober 2019 Analisis bulanan kondisi atmosfer Suhu permukaan perairan di wilayah Indonesia pada Bulan Oktober 2019 terlihat mengalami peningkatan untuk wilayah Indonesia bagian utara jika…
VARIABILITAS IKLIM SEPTEMBER 2019
11 Oct 2019
Kondisi Atmosfer Pada Bulan Agustus-September 2019 Analisis bulanan kondisi atmosfer Suhu permukaan perairan di wilayah Indonesia pada Bulan September 2019 terlihat mengalami peningkatan untuk wilayah Indonesia bagian utara jika…
VARIABILITAS IKLIM AGUSTUS 2019
16 Sep 2019
Kondisi Atmosfer Pada Bulan Juli-Agustus 2019 Analisis bulanan kondisi atmosfer Suhu permukaan perairan di seluruh wilayah Indonesia secara umum cenderung mengalami penurunan pada bulan Agustus 2019 jika dibandingkan dengan…
VARIABILITAS IKLIM JULI 2019
09 Aug 2019
Kondisi Atmosfer Pada Bulan Juni-Juli 2019 Analisis bulanan kondisi atmosfer Suhu permukaan perairan di seluruh wilayah Indonesia secara umum cenderung mengalami penurunan pada bulan Juli 2019 jika dibandingkan dengan…
VARIABILITAS IKLIM JUNI 2019
12 Jul 2019
Analisis…


Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL