Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


VARIABILITAS IKLIM JULI 2020
18 Aug 2020

Kondisi Atmosfer Pada Bulan Juni -Juli 2020

Analisis bulanan kondisi atmosfer

Suhu permukaan laut (SPL) di wilayah Indonesia pada Juli 2020 terlihat mengalami peningkatan di wilayah Utara Ekuator dan mengalami penurunan di wilayah Selatan Ekuator dibanding SPL Bulan Juni 2020. Peningkatan SPL di wilayah Utara Indonesia akibat dari pergerakan semu matahari yang saat ini berada dibelahan bumi utara. Peningkatan intensitas monsoon Australia pada Bulan Juli 2020 ini berakibat pada pergeseran area konvergensi ke arah utara Indonesia. Pembentukan awan konvektif hanya terjadi di wilayah Sumatra bagian Utara (Gambar 1). Penurunan awan konvektif di sebagian wilayah Indonesia ditandai dengan berkurangnya luas area bernilai OLR rendah dan meningkatnya area bernilai OLR tinggi. Penambahan luas wilayah dengan OLR tinggi terlihat di wilayah selatan Indonesia, tepatnya di sekitar wilayah Pulau Jawa, Sulawesi dan Kepulauan Nusa Tenggara.

Gambar 1. Kondisi angin di level 850 mb, SPL dan OLR bulan Juni dan Juli 2020 berdasarkan data reanalisis NCEP/NCAR.

Pergeseran area konvergensi ke arah utara Indonesia berdampak pada pengurangan curah hujan di wilayah Indonesia terutama di wilayah selatan Indonesia dibanding Bulan Juni 2020. Walaupun demikian, selama bulan Juli 2020 masih terdapat curah hujan yang merata di sebagian besar wilayah Indonesia, hanya wilayah selatan yaitu Pulau Jawa Bagian Timur dan Kepulauan Nusa Tenggara yang memiliki curah hujan sangat rendah. Curah hujan masih cukup tinggi di wilayah perairan Barat Pulau Sumatra, Sulawesi, Maluku, dan Papua pada bulan ini (Gambar 2).

Gambar 2. Akumulasi curah hujan (mm) di wilayah Indonesia pada bulan Juni dan Juli 2020 berdasarkan data GSMaP.

Data CPC hingga Juli 2020 menunjukkan kecenderungan kondisi ENSO netral dan diprediksi akan berlangsung hingga Agustus 2020 dengan probabilitas sekitar 50%. Selain itu, menurut data index Indian Ocean Dipole (IOD) dari BOM Australia, kondisi IOD rata-rata pada bulan Juni 2020 menunjukkan kondisi netral. Kondisi IOD diprediksi tetap netral hingga Januari 2021.

Analisis per dasarian (10 harian) bulan Juli 2020

Pada Juli 2020, aktivitas MJO berlangsung dimulai pada 1 dan 2 di dasarian I, fase 2 pada dasarian II, danfase 2, 3 dan 4 pada dasarian III. Selama dasarian I, MJO berada di atas Benua Afrika dan Samudra Hindia dengan intensitas kuat. Selanjutnya, pada dasarian II, MJO di atas Samudra Hindia dengan intensitas kuat dan berangsur melemah pada akhir dasarian II. MJO berbalik arah menuju benua Afrika mulai pertengahan dasarian II hingga awal dasarian III dengan intensitas lemah. MJO berangsur menguat seiring pergerakan MJO menuju fase 4 di atas Benua Maritim Indonesia pada akhir dasarian III

Pada dasarian I curah hujan merata hamper di seluruh wilayah Indonesia dan masih terdapat curah hujan yang cukup tinggi di beberapa wilayah Indonesia.  Pembentukan awan konvektif mengalami penurunan pada dasarian II, tapi hal ini tidak berpengaruh signifikan pada kondisi curah hujan yang masih merata di Sebagian besar wilayah Indonesia. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, pada dasarian III terdapat intensifikasi aktivitas MJO di wilayah Indonesia. Kondisi ini berpengaruh terhadap ontensivikasi pembentukan awan konvektif yang menyebabkan peningkatan  curah hujan yang signifikan di Samudra Hindia Timur, wilayah Utara Indonesia dan Sebagian besar wilayah Indonesia (Gambar 3).

Gambar 3. Kondisi CH (GSMaP) dan OLR berdasarkan data reanalisis NCEP/NCAR dasarian bulan Juli 2020.

Prediksi Curah Hujan untuk Beberapa Bulan Mendatang di Indonesia

Menurut hasil prediksi curah hujan untuk bulan Agustus 2020 – Maret 2021 menggunakan data luaranConformal Cubic Atmospheric Model (CCAM) dengan initial condition 1 Agustus 2020, dan menggunakan data prediksi SPL POAMA m24b_e02 28 Juni 2020 pada Gambar 4. Musim kemarau basah diprediksi terjadi di Sebagian besar wilayah Indonesia pada Agustus 2020. Selain itu, terjadi peningkatan curah hujan di wilayah Selatan Indonesia yaitu wilayah Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Tingginya intensitas curah hujan diduga disebabkan oleh peningkatan intensistas aktivitas MJO di wilayah Indonesia dan kecenderungan kondisi ENSO negatif.

Pada bulan September 2020, monsun Asia tampak mulai memasuki wilayah Indonesia. Walaupun dengan intensitas yang masih tergolong rendah, monsun tersebut mengakibatkan peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, seperti di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan sebagian wilayah di Sulawesi serta Papua. Kondisi seperti ini diprediksi akan menguat pada bulan Oktober 2020 dan berlanjut hingga bulan Maret 2021.

Gambar 4. Prediksi curah hujan dan angin permukaan menggunakan CCAM dengan initial condition dari data Global Forecasting System (GFS) 1 Agustus 2020 dan SPL prediksi dari POAMA (m24b_e02) yang dikeluarkan pada tanggal 28 Juni 2020.



Others
VARIABILITAS IKLIM JULI 2020
18 Aug 2020
Kondisi Atmosfer Pada Bulan Juni -Juli 2020 Analisis bulanan kondisi atmosfer Suhu permukaan laut (SPL) di wilayah Indonesia pada Juli 2020 terlihat mengalami peningkatan di wilayah Utara Ekuator dan…
VARIABILITAS IKLIM MEI 2020
19 Jun 2020
Kondisi Atmosfer Pada Bulan April-Mei 2020 Analisis bulanan kondisi atmosfer Suhu permukaan laut (SPL) di wilayah Indonesia pada Mei 2020 terlihat mengalami peningkatan di bagian utara Ekuator dan mengalami…
VARIABILITAS IKLIM APRIL 2020
18 May 2020
Kondisi Atmosfer Pada Bulan Maret - April 2020 Analisis bulanan kondisi atmosfer Suhu permukaan laut (SPL) pada April 2020 terlihat mengalami peningkatan hampir di seluruh perairan di Indonesia jika…
VARIABILITAS IKLIM MARET 2020
14 Apr 2020
Kondisi Atmosfer Pada Bulan Februari - Maret 2020 Analisis bulanan kondisi atmosfer Suhu permukaan laut (SPL) di wilayah Indonesia pada bulan Maret 2020 terlihat mengalami peningkatan di sebagian besar…
VARIABILITAS IKLIM FEBRUARI 2020
12 Mar 2020
Kondisi Atmosfer Pada Bulan Januari - Februari 2020 Analisis bulanan kondisi atmosfer Suhu permukaan laut (SPL) di wilayah Indonesia pada Februari 2020 terlihat mengalami penurunan di sebagian besar perairan…
VARIABILITAS IKLIM JANUARI 2020
10 Feb 2020
Kondisi Atmosfer Pada Bulan Desember 2019 – Januari 2020 Analisis Bulanan Kondisi Atmosfer Suhu permukaan laut (SPL) di wilayah Indonesia pada Januari 2020 terlihat mengalami penurunan di sebagian besar…


Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL