Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Kegiatan Visiting Scholar PSTA dengan Mendatangkan Pengajar dari Kyoto University
Penulis Berita : • Fotografer : • 14 Oct 2019

Mulai tanggal 14 Oktober 2019 sampai dengan 2 hari ke depan (16 Oktober 2019) PSTA mengadakan kegiatan ilmiah berupa visiting scholar yang bertempat di kantornya di Bandung. Pada visiting scholar kali ini diisi dengan kegiatan pelatihan yang mengambil tajuk “Training on Hydrometeorological Disaster Prevention”. Hadir sebagai pengajar pada pelatihan ini dua orang yang bekerja pada pusat penelitian kebencanaan “The Disaster Prevention Research Institute (DPRI) Kyoto University Jepang. Ke dua orang pengajar tersebut adalah Prof. Eiichi Nakakita dan Assosiate Prof. Kosei Yamaguchi. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 peserta yang berasal dari PSTA dan ITB.

Pada presentasinya di hari pertama pelatihan, Prof. Eiichi Nakakita memaparkan tentang kebencanaan di Jepang yang dapat dipantau dengan radar. Kelebihan radar yang dikembangkan oleh DPRI Kyoto University adalah dapat menerima sinyal yang tidak terbatas dari gelombang horizontal saja, tetapi radar dapat menerima sinyal gelombang secara polarisasi juga.

Pelatihan ini terselenggara atas pendanaan yang terdiri dari Program Non Gelar (PNG) Kemenristekdikti, PSTA, dan DPRI Kyoto University. Pada kesempatan acara visiting scholar ini juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara desk to desk antara PSTA dengan DPRI Kyoto University. Penandatanganan PKS ini dilakukan secara desk to desk dikarenakan Direktur DPRI Kyoto University (Mr. Manabu Hashimoto) tidak dapat datang ke Indonesia. Dokumen PKS sebelumnya telah dikirim ke DPRI Kyoto University dan telah ditandatangani oleh Mr. Manabu Hashimoto. Pada kesempatan penandatanganan PKS ini hanya tinggal pihak PSTA yang belum menandatangani yaitu. Ka. PSTA, Ir. Halimurrahman, MT. Sebagai awal dan salah satu bentuk kerja sama antara PSTA dengan DPRI Kyoto University adalah kegiatan visiting scholar ini. Kerja sama akan dilakukan selama 5 tahun ke depan, artinya sampai dengan tahun 2024 mendatang.

Kegiatan visiting scholar sangat membantu PSTA untuk mengembangkan teknologi radar hujan SANTANU untuk lebih maju dan lebih baik. Pada kegiatan ini juga diperkenalkan sebuah aplikasi software dan model “Cress dan aplikasinya untuk mengolah dan menganalisis data radar terutama hujan serta gejala atmosfer lainnya”.

Prof. Eichi Nakakita memaparkan hasil penelitiannya


 

Ka. PSTA, Ir. Halimurrahman sedang membubuhkan tandatangan pada dokumen PKS disaksikan oleh Prof. Eichi Nakakita. Dan perwakilan ke dua belah pihak menunjukkan dokumen PKS yang telah ditandatangani bersama.

(LSS/Diseminasi)




Others
SNSA 2019 : With SDGs, No One Left Behind
09 Jul 2019
Sustainable Development Goals atau dalam Bahasa Indonesia dikenal juga sebagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan adalah 17 tujuan dengan 169 capaian yang…
THE FIRST INTERNATIONAL SCHOOL ON EQUATORIAL ATMOSPHERE 2019
23 Mar 2019
Senin-Jumat (18-22 Maret 2019), Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA) LAPAN bersama dengan Research Institute for Suistainable Humanosphere (RISH), Kyoto University mengadakan sekolah internasional pertama mengenai atmosfer ekuator di…
Mahasiswa Berbagai Jurusan dari ITB Mengadakan Audiensi ke PSTA tentang Perubahan dan Kebijakan Iklim
12 Mar 2019
Sedikitnya 13 mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai jurusan dan fakultas yang ada di ITB pada Selasa, 12 Maret 2019 mengadakan kunjungan ke PSTA. Kunjungan ilmiah dari para mahasiswa ITB kali…


Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL