Berita

Layanan Informasi

Lapan @ Media


Pengembangan DSS Dinamika Atmosfer Ekuator Terintegrasi Satelit Penginderaan Jauh Nasional
Penulis Berita : • Fotografer : • 16 Sep 2020

Bandung (15/9/2020) Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA)-LAPAN melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion Sains Atmosfer seputar Teknologi, Lingkungan, dan Iklim Terkini Seri 2 (SATELIT#2) dengan tema Development of Satellite Sensors for Atmospheric Observation.

Pelaksanaan FGD SATELIT#2 dilaksanakan melalui media virtual zoom meeting. Deputi Bidang Sains Antariksa dan Atmosfer, Ir. Halimurrahman, MT. hadir membuka acara FGD SATELIT#2. Pada sambutannya disampaikan bahwa pengembangan sensor satelit untuk pengamatan atmosfer di LAPAN harus segera dilaksanakan mengingat akan kebutuhan untuk monitor parameter atmosfer yang mendesak serta sebagai kemandirian nasional teknologi antariksa.

“Mendesak untuk mulai mengembangkan sensor satelit untuk monitor parameter atmosfer. Wilayah Indonesia luas, dan rentan terhadap bencana yang terus meningkat. Misalnya hujan ekstrim, angin puting beliung, kebakaran lahan/gambut dan gunung meletus semakin sering. Potensi pemantauan lingkungan dengan teknologi antariksa sangat besar. Urgensi lain adalah kemandirian nasional teknologi antariksa harus dimulai untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang mandiri dan maju dan siap untuk berkompetisi secara global”. Tegas Halimurrahman.

Kepala PSTA-LAPAN, Dr. Didi Satiadi, M.Sc. menyampaikan paparan tentang Atmospheric Observation Technology Research and Development.

Dalam paparannya, Kepala PSTA-LAPAN menjelaskan tentang pentingnya pengembangan sensor satelit untuk pengamatan atmosfer di PSTA-LAPAN sebagaimana diamanatkan di Rencana Induk Keantariksaan.

Paparan Kepala Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer, Dr. Didi Satiadi, M.Sc. Pada FGD SATELIT#2 (15/9)

"Sebagai bagian dari lembaga keantariksaan, pengembangan sensor satelit untuk pengamatan atmosfer sangat penting di PSTA-LAPAN. Pengamatan satelit memiliki beberapa kelebihan, antara lain pengamatan sinoptik yang luas (termasuk wilayah yang biasanya sulit untuk diakses), seragam (dengan sensor tunggal untuk semua wilayah), cepat dan bersamaan, dan terus-menerus, yang sangat dibutuhkan

untuk penelitian sains atmosfer maupun aplikasinya untuk berbagai sektor pembangunan. Saat ini kegiatan pengembangan sensor satelit mulai dilakukan pada tahun 2020 ini dengan memanfaatkan sensor IR thermal imager onboard Satelit LAPAN-A4 yang akan diluncurkan segera (Pusat Teknologi Satelit-LAPAN), untuk mencapai target pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (DSS) Dinamika Atmosfer Ekuator yang terintegrasi dengan satelit penginderaan jauh nasional di tahun 2024 sebagaimana diamanatkan di Rencana Induk Keantariksaan". jelas Didi Satiadi.

Director of Space Mission Center (SMC), Prof. Yukihiro Takahashi dari Department of Cosmosciences, Graduate School of Science Hokkaido University, Japan menyampaikan paparan tentang On-Demand Coordinated Observation for Extreme Weather and Flood Using Micro-Satellites and Ground Networks.

Paparan tentang LAPAN-A4 Satellite, Optical Payload Satelit LAPAN-A4 dan Filter Spektrum dan Hasil Pengujian Kamera A4 disampaikan oleh para Perekayasa Pusat Teknologi Satelit - LAPAN, M. Arif Saifudin, ST., M.Kom., A. Hadi Safrudin, ST., M.Sc. dan Rommy Hartono, ST.

 

 

 

Peserta Pada FGD SATELIT#2  (15/9)

 

Pembicara dari Perekayasa Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BBTMC-BPPT),  Purwadi, ST., M.Eng. menjelaskan paparan tentang Thunderstorm observation system using  ground lightning detection network and thermal infrared camera on board LAPAN-A4 Satellite.

Dipandu oleh moderator, Dr. Laras Tursilowati, M.Si., peneliti dari PSTA-LAPAN sesi diskusi FGD SATELIT#2 membahas permasalahan-permasalahan tentang pengembangan sensor satelit dan teknologi pengamatan atmosfer dan sebagainya.

Peserta pada Focus Group Discussion Sains Atmosfer seputar Teknologi, Lingkungan, dan Iklim Terkini Seri 2 (SATELIT#2) (15/9)

 

Humas: emge




Others


Kontak kami :
PSTA - LAPAN
Jl. Dr. Djunjunan No. 133 Bandung 40173 Telepon (022) 6012602, 6037445 Fax. (022) 6014998, 6037443


© 2017 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL